Sign Up Salamuna | Islamic Social Network-helps you connect and share with the people in your life.

Haid dan Istihadhah

Haid dan Istihadhah


Macam-macam warna darah
  1. Hitam
  2. Merah
  3. Merah Enyat (muda)
  4. Kuning
  5. Kotor


Sifat² darah

  1. Beku dan Bau
  2. Beku
  3. Bau
  4. Tidak beku dan tidak bau


Urutan kekuatan darah:
  1. Hitam lebih kuat daripada merah
  2. Merah lebih kuat daripada merah muda
  3. Merah muda lebih kuat daripada kuning
  4. Kuning lebih kuat daripada yang kotor
  5. Yang bau lebih kuat daripada yang tidak bau
  6. Yang beku lebih kuat daripada yang tidak beku

Macam-macam orang yang Istihadhah
  • 1. Mubtadaah Mumayyizah:Orang perempuan yang pertama mengeluarkan darah haid dan dapat membedakan warna darahnya (yang kuat dan yang lemah).Haidnya orang ini dianggap haid dan darah yang lebih lemah dianggap Istihadhah,dengan, catatan darah yang kuat tidak melebihi dari 15 hari dan tidak kurang dari 24 jam,sedangkan darah yang lemah tidak kurang dari 15 hari.
  • 2. Muktadah MumayyizahMenjulurkan lidaherempuan yang telah terbiasa atau pengalaman keluar darah haid dan darahnya dapat dibedakan(berwarna-warni). Hukum haid dan istihadhahnya sama dengan yang diatas.
  • 3. Muktadah Ghairu Mumayyizah Dzakirah Li’adatiha Qadran Wa Waktan: perempuan yang sudah pengalaman keluar haid akan tetapi darahnya tidak bisa dibedakan,dan ia mengetahui pada kadar dan waktu kebiasaanya.Haid orang ini disamakan dengan kebiasaan yang terjadi sebelumnya.Apabila kebiasaan sebelumnya beraneka ragam waktunya,maka haidnya pada zaman istihadhah mengambil hitungan yang terakhir. Contoh: bulan ke 1 keluar haid selama 3 hari, bulan ke 2 selama 7 hari, dan bulan ke 3 selama 5 hari, maka waktu haidnya pada waktu ia istihadhah mengambil yang 5 hari dan selebihnya adalah istihadhah.Dan apabila ia lupa pada jumlah hari haid yang terakhir, maka pada waktu istihadhahnya mengambil waktu yang paling sedikit (3 hari seperti contoh diatas),sedangkan sisanya dianggap istihadhah tapi harus lebih berhati-hati (dalam masalah kewajiban sama dengan orang yang suci;wajib puasa dll)sedangkan masalah larangan sama dengan yang haid.Apabila pada bulan-bulan sebelumnya waktu haidnya beragam dan beruntut maka haidnya pada waktu istihadhah disamakan dengan sebelumnya.Contoh: Pada bulan ke 1 keluar haid selama 3 hari, bulan ke 2 selama 4 hari, dan bulan ke 3 selama 5 hari,maka haidnya yang terjadi pada bulan ke 4 adalah 3 hari (sama dengan haid bulan ke 1) dan seterusnya, yang lain dianggap istihadhah.
  • 4. Muktadah Ghairu Mumayyizah Nasiya Li Adatiha Qadran Wa Waktan: perempuan yang terbiasa keluar darah haid akan tetapi ia tidak dapat membedakan darahnya dan lupa pada jumlah dan waktu haidnya yang terjadi sebelumnya.Kelompok ini disebut Mutahayyirah dan hukumnya dalam masalah larangan sama dengan orang yang haid,sedangkan masalah kewajiban sama dengan orang yang suci. Puasa perempuan Mutahayyirah adalah 2 bulan 6 hari (1 bulan penuh bulan Ramadhan dan 1 bulan 6 hari setelah itu).Wallohu A’lam Bishshowab.

Referensi : Syaikh Thoifur Ali Wafa, Mutammimah Risalah al-Mustahadhah

http://suarasantri.com/berita-118-haid-dan-istihad...
Attachments
  likes this.
Captcha Challenge
Reload Image
Type in the verification code above